Bupati Halbar Diduga Tahan Dana Pilkades

  • Whatsapp
Anggota Komisi I DPRD Halbar, Yan Frangki Luang

JAILOLO, MALUTTODAY.com –Tahapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 23 Desa, hingga kini tak kunjung ada kepastian dilaksanakan. Menuai reaksi Anggota  Dewan Halmahera Barat, mengingat Alokasi anggaran untuk pembiayaan Pilkades sudah dialokasikan dalam APBD induk senilai Rp 1,6 miliar.

Dilain pihak, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPM-PD) beralasan Alokasi anggaran tersebut tak kunjung dicairkan oleh Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD).  

Anggota Komisi I DPRD Halbar Yan Frangki Luang, menuding Bupati Danny Missy sengaja menahan anggaran tersebut, agar jangan dulu dicairkan dengan tujuan ada kepentingan tertentu. Ini setidaknya terlihat dari sikap  Kadis Keuangan Mohammad Marasabesy yang enggan untuk hadir ke Dewan guna dimintai penjelasan.

“Kita sudah berulang-ulang kali layangkan surat untuk hearing termasuk komisi II, untuk dimintai penjelasan soal ini. Akan tetapi, Kaban Keuangan tidak pernah hadir, maka kecurigaan kami pasti ada arahan dari Bupati agar jangan dulu cairkan anggaran,” tegas Frangki, Selasa (10/3/2020).

Sikap Pemkab dalam hal ini Bupati Danny Missy tersebut, tentunya sangat disesalkan. Ini mengingat hajatan pelaksanaan Pilkades tersebut merupakan agenda penting yang harus dilakasanakan.

“Kecurigaan kami  anggaran yang sudah diploting sementara dialihkan untuk pembiyaan kegiatan lain. Ataupun, jika ini ada kesengajaan dari bagian Keuangan, tentunya juga sudah harus di efaluasi,kami juga bakal meelusuri soal ini,” tegasnya.

Sebelumnya, Kadis DPM-PD Halbar, Asnath Sowo, yang dikonfermasi wartawan mengaku, tahapan pelaksanaan Pilkades yang belum di laksanakan tersebut mengingat belum tersedianya anggaran pengamanan, yang mestinya melekat di Kepolsian.

“Jadwal pekaksanaan Pilkades serentak tidak ada penundaan, hanya ada pergeseran tahapan pelaksaanya, ditargetkan pasca Pilkada nanti. Ini juga mengingat arahan BPK untuk dana pengamanan tidak boleh melekat di Panitia,tetapi harus langsung melalui Polres,” katanya.

Sementara Kepala BPKD Halbar, M. Marasabessy yang disambangi wartawan terkait terkait realiasi pencairan anggaran Pilkades tidak berada ditempat.

“Pa Kadis sementara sakit, jadi belum masuk kantor,” ungkap stafnya kepada wartawan. (ssd)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *