Kapolda Meminta Dukungan Masyarakat Jaga Kamtibmas Jelang Pilkada

  • Whatsapp

TERNATE, MALUTTODAY.com – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Utara (Malut), Brigjen Pol Rikhwanto meminta dukungan masyarakat dan media dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) terutama pada momentum agenda pemilihan kepala daerah (Pilkada) di beberapa Kabupaten/Kota.

“Sesuai laporan satuan dan Pejabat Utama (PJU), kondisi kamtibmas di Malut telah berjalan aman dan akan dijaga, terutama suasana kamtibmas dalam pesta demokrasi pilkada delapan kabupaten/kota,” kata Brigjen Pol Rikhwanto usai acara pamitan dan serahterima jabatan (sertijab) Kapolda Malut dari Irjen Pol Suroto ke Brigjen Pol Rikwanto di Mapolda Malut. Jumat (14/02/2020).

Rikwanto menambahkan, keberhasilan pilkada serentak ditentukan oleh pihak penyelenggaraan terutama KPU, Bawaslu dan aparat keamanan.

“TNI-Polri, Satpol PP dan Linmas berperan dalam pengamanan, tokoh agama juga memiliki peran besar dalam memengaruhi masyarakat serta media masa juga sangat penting sebagaimana dapat mendinginkan situasi masyarakat melalui media sosial,” jelasnya.

Rikwanto bilang, selama kepemimpinan Kapolda sebelumnya, kondisi Malut aman dan terkendali, sehingga programnya akan diteruskan hingga tahapan pilkada di delapan kabupaten/kota berlangsung.

“Selama Bapak Suroto memimpin situasi aman terkendali, dan kami akan teruskan hingga tahapan Pilkada,” akunya.

Sementara itu, mantan Kapolda Malut, Irjen Pol Suroto menyatakan, wilayah Malut masuk kategori rawan, tetapi pelaksanaan Pemilu 2019 berjalan secara aman dan demokratis, sehingga polisi harus proaktif melalui deteksi dini dan tidak menunggu kejadian baru diselesaikan, karena polisi reaktif akan pengaruhi Kamtibmas.

“Harus ada kerja sama dengan stakeholder dalam membantu tugas-tugas polisi dalam menjaga kamtibmas, semua menjadi tanggung jawab bersama, sebab, investasi bisa berkembang kalau kondisi keamanan bisa berjalan,” jelasnya.

Suroto bilang, media sebagai pilar empat demokrasi bisa menjaga stabilitas keamanan dengan memberikan informasi yang sejuk, agar pelaksanaan pilkada di delapan kabupaten berjalan secara aman dan demokratis.

“Media sebagai pilar ke empat, jadi diharian media bisa menjaga kamtibmas saat tahapan pilkada serentak,” tutupnya. (Shl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *