Totari Klaim Program Pertanian di Halbar Unggul, Frangki Sebut Hoax

  • Whatsapp
Kadis Pertanian Halbar Totari Balatjai dihadapan peserta Musrembang Kecamatan Sahu Timur.

JAILOLO, MALUTTODAY.com – Kepala Dinas Pertanian Halmahera Barat Totari Balatjai mengklaim program yang dijalankannya unggul. Baik itu, pisang mulu bebe, jagung, padi. Serta program tambahan seperti rica, tomat dan kopra putih.

“Di tahun 2020-2021 kami unggul dari tiga program utama. Padi, jagung dan pisang mulu bebe,” ungkap Totari dihadapan peserta Musrembang Kecamatan Sahu Timur, Rabu (12/2/2020).

Bisa dibilang unggul, Karena menurut Totari, sudah ada pangan beras mulai dari sawa ladang 300 Ha dan padi sawa 100 Ha sehingga di Halbar hanya menerima beras dari luar daerah 50 persen.

“Seperti di Desa Gemial, Kecamatan Sahu Timur, tidak perlu beli beras dan tinggal membeli Aqua, sebab telah memiliki kebun padi sekitar 70 Ha. Saya pun, sudah miliki data itu,” ujarnya.

Untuk Kecamatan Sahu Timur, lanjut Totari, sukses di bidang pertanian, karena pernah mengekspor jagung sebanyak 105 ton ke Surabaya. Untuk itu, kedepannya para Kepala Desa (Kades) bisa turut berperan dalam memberikan kelompok untuk harga obat jagung dan padi lading.

Selain itu, dia menambahkan, untuk Aspirasi DPRD yang melekat pada Dinas Pertanian sekitar Rp 2 miliar,” tandasnya.

Terpisah Anggota DPRD Halbar Frangki Luang kepada Maluttoday, di kantor DPRD, Kamis (13/2/2020), menilai pernyataan Kadis Pertanian Halbar Totari Balatjai yang mengklaim bahwa Pertanian di Halbar sudah unggul, maka itu adalah hoax karena tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

“Coba dibuktikan, jangan bicara foya,” ketusnya.

Frangki menegaskan, program pertanian unggul dari segi mana. Dan, misalkan di Kecamatan Ibu saja soal itu tidak begitu diketahui. Tapi, sekarang berkoar-koar telah menyentuh di Halmahera Barat.

“Soal jagung, padi dan lainnya yang menjadi program daerah, belum diketahui masyarakat karena kurangnya sosialisasi,” pungkasnya. (ssd)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *