Lima Pimpinan SKPD Dilantik, Bupati Danny Nonjobkan Ramli Nasir

JAILOLO, MALUTTODAY.com – Bupati Halmahera Barat Danny Missy melantik dan mengambil sumpah jabatan pejabat eselon II, III dan IV di lingkup Pemerintah Halmahera Barat. Sebanyak 5 pimpinan SKPD dilantik dan Kabag Pemrintahan Ramli Nasir dinonjob dari jabatannya, berlangsung di Aula Bidadari lantai I kantor Bupati Halbar, Jumat (3/1/2020).

Adapun pejabat yang dilantik sebanyak 69 orang, eselon II sebanyak 6 orang, eselon III sebanyak 29 orang, eselon IV sebanyak 34 orang. Juga termasuk penyebaran guru-guru di 9 kecamatan di Halmahera Barat.

Pelantikan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati nomor 10/KPTS/KP/I/202 tentang Pegawai Negeri Sipil dalam jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawasan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat.

Untuk eselon II yang dilantik Muhammad Adam yang dipercayakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Yafet G. Tjanu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan ESDM Justinus Rahailwarin, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Agustinus Herlis Maholle, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Samsudin Senen.  

Bupati Halbar Danny Missy, dalam sambutannya mengatakan, dalam rangka pelayanan public juga mengacu pada peraturan pemerintah berbasis System, bertujuan untuk menghasilkan ASN yang profesional, prinsip nilai dasar, bebas dari intervensi politik dan praktek KKN. Untuk itu, dalam rangka tugas pelayan public, pemerintahan dan pembangunan, serta sehubungan dengan proses pembinaan kepegawaian dan tentunya tetap mengaju Peraturan Pemerintah nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil.

Maka tentunya, lanjut selaku pejabat Pembina Kepegawaian, yang mempunyai kewenangan pengangkatan dan pemimdahan  ASN, sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku, Kompetensi penilaiyan kerja sama dan kreatifitas.

Menurut Danny, pelaksanaan pengambilan sumpa jabatan dan pelantikan pada hari ini bersifat promosi, rotasi dan reposisi. Jabatan pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawasan, serta Kepala Sekola (Kepsek). Pengambilan sumpah jabatan, dimaksudkan untuk menindaklanjut hasil evaluasi kerja, penilaian klafikasi, tes kopetensi, dan uji kesesuaian, yang telah diikuti oleh pejabat pimpinan tinggi pada bebrapa waktu yang lalu. Dan telah mendapatkkan persetujuan dari Komisioner Aparatus Sipil Negara (KASN).

Untuk itu, kepada pejabat yang baru dilantik pada hari ini khususnya yang mendapatkan promosi jabatan, diucapkan selamat dan bekerja dengan harapan mereka mampuh membuktikan kemampuannya. Menunjukan prestasi kerja lebih baik lagi.

Bagi mereka yang mendapat reposisi jabatan, dalam melakukan pekerjaan atau tanggungjawab, masalah roling jabatan sudah hal biasa sehingga tidak perlu dianggap sesuatu yang wah. Karena itu, jangan anggap jabatan itu seumur hidup. Akhirnya kepada seluruh pejabat baik dilantik pada hari ini dapat menunjukan loyalitas dan kinerja yang baik,” tandasnya. (π)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *