Bupati Halbar Dihadiahi ‘Lampu Merah’, Aksi GMKI Berujung Bentrok

  • Whatsapp

JAILOLO, MALUTTODAY.com – Aksi Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Halmahera Barat dengan memberikan hadiah ‘lampu merah’ buat Bupati Dany Missy, kembali berujung bentrok dengan Satpol PP, di Kantor Bupati Halbar, Senin (9/12/2019).

Pantauan Maluttoday di lokasi, sempat terjadi tarik menarik antara massa aksi dengan Satpol PP. Walaupun demikian, kejadian tersebut tidak berlangsung lama dan kembali normal.

Sempat terjadi tarik menarik antara massa aksi GMKI dengan Satpol PP (Foto: ipul/Maluttoday)

Aksi GMKI Halbar ini dilakukan untuk menyuarakan berbagai program Bupati Dany Missy yang dianggap gagal. Seperti, jagung, pembangunan bandara Kuripasai, penyelesaian sengketa 6 Desa, pelayanan Kesehatan, pembangunan jalan, pinjaman daerah, serta pengelolaan keuangan daerah menyisahkan masalah.

Donal Risal, dalam orasinya, mengatakan dengan akhir masa jabatan Bupati Danny Missy, banyak program dianggap gagal. Untuk itu, pihaknya terus melakukan aksi hari ini sampai seterusnya demi mengingatkan Bupati agar hak rakyat jangan dirampok.

“Kami berharap Pemda tidak menganggap kritikan sebagai setan,” ujarnya.

Bukan hanya itu banyak pelayanan yang diabaikan oleh pihak rumah sakit berdasarkar pengaduan masyarakat mulai dari ketersediaan obat, fasilitas RSUD. Serta persoalan lainnya, di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daemh (BPKAD) PNS di lingkup Pemda Halmahera Barat mengeluh dengan tunjangan Kinerja, Uan Makan Minum, dan honor beban kerja yang belum di terima terhitung Juni-Desember 2019.

Dari berbagai masalah yang ada, Fandi Salasa, mengatakan dalam tuntutan GMKI Halbar, mendesak DPRD segera bentuk Pansus mengkaji pinjaman 159 Miliar tahun 2018, Copot Direktur RSUD, Kadis Kesehatan, dan Dinas lainnya. (ssd)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *