PBI Merasakan Manfaat JKT-KIS

  • Whatsapp
Sadli dan Ikbal, Peserta PBI JKN-KIS yang mendapatkan pelayanan prima

TERNATE, MALUTTODAY.com – Sering kali terdengar desas-desus orang yang mengeluhkan terkait pelayanan kesehatan dengan menggunakan fasilitas Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), namun hal itu rupanya hanya gosip belaka. Faktanya Sadli (18) warga kecamatan Kayoa kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), salah satu peserta JKN-KIS yang bergabung dalam segmen peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI).

Peserta PBI iurannya dibayarkan dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Ia dan keluarga sudah bergabung menjadi peserta sejak program JKN-KIS diselenggarakan di tahun 2014 silam.

Ikbal (45) paman Saldi kepada wartawam menceritakan manfaat menggunakan kartu KIS ketika sang ponakan tercintanya Saldi menderita penyakit liver hati dan tuberculosis (TBC). Program JKN-KIS ini sangat membantu, apalagi bagi keluarga Ikbal yang memiliki kekurangan ekonomi.

“Dari awal masuk rumah sakit, tidak mengalami kesulitan apapun. Para petugas rumah sakit sangat ramah dan baik, tidak pernah membeda-bedakan pasien umum dengan yang menggunakan KIS,,” ungkapnya, Jumat (22/11/2019).

Kata dia, berawal dari Saldi hanya demam biasa tetapi semakin lama semakin parah. Kemudian keluarga memutuskan membawa Saldi ke puskesmas pembantu Kayoa, Halmahera Selatan. Setelah diperiksa dokter akhirnya pihak puskesmas merujuk ke RS Umum Ternate untuk melakukan rontgen.

Saat ditemuai di RSUD Chasan Boesoirie, Ikbal mengatakan program JKN-KIS ini sangat luar biasa dan mulia, karena bisa membantu masyarakat Indonesia yang sedang sakit.

“Ponakan saya ini sudah dirawat di rumah sakit kurang lebih dua minggu, Alhamdulillah kami memiliki kartu JKN-KIS sehingga tidak ada biaya yang kami keluarkan. Dengan adanya kartu JKN-KIS ini keluarga kami sudah tidak kepikiran lagi dengan masalah biaya, yang kami pikirkan hanya kesembuhan Sadi saja,” tutur Ikbal.

Dirinya mewakili keluarga Saldi mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah dan BPJS Kesehatan karena telah menghadirkan program JKN-KIS yang sangat luar biasa.

“Kami sangat bersyukur ada pemerintah yang memperhatikan orang kurang mampu seperti kami. Terima kasih BPJS Kesehatan sudah menjalankan program ini dengan baik,” ucap ikbal sambil tersenyum.

Ikbal berharap program JKN-KIS terus berkembang dan selalu memberikan manfaat untuk masyarakat Indonesia.

“Semoga program ini selalu ada demi kesejahteraan masyarakat yang kekurangan ekonomi,” tutupnya (Shl/pn)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *