oleh

Pasca-Pilkades, Kantor Desa Gorua Selatan Masih Ditutup

TOBELO, MALUTTODAY.com – Kantor Desa Gorua Selatan (Gorsel) hingga saat ini masih ditutup dan belum ada aktivitas, pascapemilihan Kepala Desa (Pilkades) kemarin. Kondisi ini membuat warga resah karena tidak bisa melakukan pengurusan surat-surat.

Informasi yang dihimpun media ini pukul 11:00 Wit, kantor desa tidak dibuka lagi pascpilkades, pada Selasa (01/10). Terlebih tepat di depan halaman kantor desa, terlihat banyak sampah yang dibiarkan berhamburan, belum juga dibersihkan.

Tenda dan kursi yang dipakai pada saat Pilkades masih seperti semula. Pemerintah Desa (Pemdes) juga keberadaanya tidak diketahui oleh masyarakat

“Kantor desa dari kemarin sampai sekarang saya lihat kantor desa ditutup terus. Sampah yang saat Pilkades saja belum dibersihkan,” keluh salah satu warga kepada wartawan yang enggan disebut namanya, Rabu (02/10/2019) di depan kantor desa Gorsel

Ia menambahkan kalau sampai saat ini kantor desa belum lagi dibuka, masyarakat yang ingin melakukan pengurusan di kantor desa bisa terhambat dan apa alasan Pemdes sehingga kantor desa belum dibuka.

“Kasihan masyarakat kalo kantor desa belum dibuka, alasan apa Pemdes belum buka kantor desa,” cecarnya.

Plt Kepada Desa (Kades) Gorsel Fahrul Pandanga kepada saat dikonfirmasi wartawan melalui via handphone mengatakan pihaknya masih sibuk menyelesaikan berita acara pendatanganan saksi sehingga masih ditutup dan belum melakukan pelayanan di kantor desa.

“Pemdes terlibat menjadi panitia Pilkades sehingga masih sibuk mengurusi berita acara saksi,” kata Fahrul singkat.

Disentil apakah seluruh anggota Pemdes terlibat dalam panitia Pilkades, Fahrul mengaku hanya ada dua anggota Pemdes yang terlibat dalam panitia Pilkades dan tiga anggota tidak terlibat.

“Secara keseluruhan ada 5 anggota Pemdes, tetapi dua terlibat dalam penitia Pilkades, tetapi nanti saya arahkan kepada anggota Pemdes lainnya untuk membuka kantor desa,” tutupnya. (sam)

Komentar

+Indeks