Pemda Halbar Bentuk TPID Untuk Kendalikan Inflasi

JAILOLO, MALUTTODAY.com – Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat baru melakukan pembentukan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Upaya ini dilakukan dengan alasan pertumbuhan ekonomi daerah tidak terpantau secara signifikan selama ini.

Dalam rapat tersebut, dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Barat, M Syahril Abd Radjak, di ruang rapat Sekda, Rabu (9/1/2018).

Kegiatan itu dihadiri pihak kantor Statistik Halbar serta sejumlah pimpinan SKPD terkait ini, membahas sejumlah persoalan yang berkaitan dengan masalah inflasi sekaligus menyusun struktur Tim TPID Kabupaten Halmahera Barat. 

Pertumbuhan ekonomi Halbar, lanjut Syahril, selama ini hanya mengacu data BPS. Dengan begitu, terbentuknya TPID maka dapat diketahui secara pasti atas meningkatnya daya beli masyarakat sesuai hasil survei. Dengan begitu, inflasi dapat diketahui secara akurat. Sebab, memiliki dasar di lapangan. 

Syharil juga menjelaskan, pembentukan atau penguatan tim TPID Kabupaten Halmahera Barat adalah untuk melakukan pengendalian inflasi di daerah sehingga dapat memberikan kontribusi bagi pengendalian inflasi nasional. 

Selain itu, Syhril menambahkan, pembentukan TPID juga akan meningkatkan kerjasama dan komitmen kelembagaan di daerah dalam pengendalian inflasi di daerah serta memantau sekaligus merekomendasikan langkah-langkah yang dapat  diimplementasikan bagi pengendalian inflasi di daerah.

“Ini baru rapat awal, sehingga akan ada rapat lanjutan dengan pengkoordinasian yang lebih matang dengan lembaga-lembaga terkait lainnya termasuk dengan pihak Bank Indonesia, setelah itu baru akan di keluarkan SK pembentukan TPID oleh pak bupati,” ujarnya. 

Syahril juga menyatakan, TPID pasca pembentukan tidak hanya menyasar persoalan yang memicu gejolak harga barang di pasar melalui pendekatan yang bersifat jangka pendek, namun secara bertahap direncanakan mulai menyentuh pada solusi atas berbagai persoalan yang bersifat struktural seperti peningkatan produktivitas, kelancaran distribusi barang, dan struktur pasar yang efisien.

Dalam pertemuan tersebut, Sekretaris Daerah M. Syahril Abd. Radjak diangkat sebagai Ketua TPID Halmahera Barat dengan struktur Tim terdiri dari SKPD terkait serta beberapa instansi terkait lainnya.

Hadir dalam pertemuan, Kepala Kantor Statistik Halbar Urip Sugeng Santoso, kadis perindagkop Martinus Djawa, kadis PKAD M. Marasabessy, Kepala Bappeda Sony Balatjai, Kadis PMPTSP Syamsudin Senen, Sekretaris Diskominfo Sahmi Salim serta beberapa SKPD terkait. (ssd)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *