Terlambat Bayar Upah, Pegawai di PLTU Tidore Mogok Kerja

Foto ilustrasi. (Ist)

TIDORE, MALUTTODAY.com – Aksi mogok kerja terpaksa dilakukan oleh sejumlah pekerja di PT Garda Timur Perkasa sebagai mitra kerja Perusahaan Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tidore Kepulauan pagi tadi, Selasa (13/11/2018) di kawasan PLTU Tidore. Pasalnya, upah puluhan tenaga kerja ini terlambat dibayar oleh pihak perusahaan dan bahkan keterlambatan ini sudah sering terjasdi.

“Biasanya sesuai kontrak kerja akan dibayar pada tanggal 1 hingga tanggal 5, akan tetapi hingga hari ini belum juga dibayar,” kata salah satu pekerja yang tidak mau namanya dipublis.

Foto: PLTU Tidore Kepulauan. (Risno/Maluttoday)

Menurutnya, aksi ini sebagai bentuk protes sehingga pihak perusahaan harus lebih taat kepada aturan yang berlaku, apalagi ini terkait dengan upaya yang menjadi penyambung hidup para pekerja.

“Kita harapkan pimpinan perusahaan dapat memahami hal ini, sebab kami juga butuh hidup jika gaji terlambat maka kami akan makan apa,” ujarnya.

Mendapati sejumlah pegawai yang melakukan aksi mogok kerja, pihak manager PLTU kemudian melakukan pertemuan untuk menyelesiakan masalah ini, pihak perusahaan berjanji akan segera membayar pada sore ini juga.

“Mereka janji sebentar sore langsung bayar dan bisa dicek di rekening, jika sampai sore belum juga dibayar maka besok kami akan lakukan mogok besar-besaran,” ungkapnya. (Ong)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *