Kelompok IKM Diminta Bantuan Tidak Dijadikan Hak Milik

JAILOLO, MALUTTODAY.com – Kelompok Industri Kecil Menengah (IKM) Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) sebagai penerima bantuan fasilitas mesin atau pelatan untuk tidak dijadikan sebagai hak pribadi.

Hal itu ditegaskan oleh Kasubdit IKM Kimia dan Bahan Bangunan Ditjen IKM Kementrian Perindustrian Hi. Jenih, saat menutup Bimtek, di ruang Aula Kantor Dinas Perindustrian, Perdagangan Koperasi-UKM (Disperindagkop-UKM), Jumat (26/10/2018).

Jenih mengatakan, fasilitas mesin atau peralatan yang diberikan oleh Kemenperin kepada kelompok IKM agar dimanfaatkan secara maksimal, optimal serta dirawat dengan baik dan mesin atau peralatan yang diberikan itu adalah barang milik negara yang merupakan amanah pemerintah kepada kelompok dan statusnya adalah hak guna pakai bukan hak milik.

“Pada intinya, kami menekankan kepada semua peserta, agar ilmu yang sudah didapat tidak sebatas pengetahuan dan diterapkan saat bimtek saja, tapi harus diaplikasikan dilingkungan masing-masing agar menjadi pengusaha yangg sukses,”ungkapnya.

Menurutnya, tujuan akhir dari kegiatan pembinaan kelapa terpadu adalah memanfaatkan potensi SDA dan SDM yang ada. Untuk meningkatkan ekonomi keluarga maupun kesejahteraan masyarakat.

“Kami dari Dirjen IKM menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari masyarakat Halbar sehingga kegiatan Bimtek pengolahan kelapa terpadu bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.

Untuk diketahui, hadir dalam acara penutupan Bimtek, kemarin adalah,  Sekretaris Rachel Lokollo, Kabid Perindustrian M. Rasyid, Kasi Metrologi dan Nurhani Hi. Ibrahim. (ssd)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *