Kapolda Malut Buka Pendidikan Perdana di SPN di Sofifi

  • Whatsapp
Foto: Kapolda Malut Brigjen Pol Naufal Yahya saat memeriksa pasukan. (mail/maluttoday)

SOFIFI, MALUTTODAY.com – Sekolah Polisi Negara (SPN) Kepolisian daerah (Polda) Malut di Ibukota Sofifi, tahun pertama dibuka menerima sebanyak 250 Calon Siswa (Casis) Seleksi calon Bintara (Seba) Polisi Republik Indonesia (Polri) Tahun Angkatan (TA) 2018.

Pendidikan Bintara perdana di Malut tersebut resmi dibuka dengan upacara di halaman SPN Polda Malut.

Bacaan Lainnya

Bertindak selaku Inspektur upacara (Irup), Kapolda Malut Brigpol M. Naufal Yahya dan komandan upacara Kompol Indra Gunawan.

Dalam sambutan Kapolri, Jenderal Tito Karnavian yang dibacakan Kapolda Malut Brigpol M. Naufal Yahya mengucapkan selamat kepada peserta Diktuk Bintara Polri 2018, atas keberhasilannya lolos seleksi yang dilaksanakan secara transparan dan profesional,

“Dengan pencapaian yang telah diraih tersebut bukan sesuatu yang mudah dimana bersaing dengan ribuan orang lainnya bersyukurlah atas hasil yang telah dicapai,” katanya dalam sambutan.

Lanjutnya, Polri membutuhkan SDM yang berkualitas untuk menghadapi tantangan tugas kedepan.

“Harus dipahami bahwa saat ini kita berada pada masa demokratisasi dimana kekuasaan berada di tangan rakyat, penghormatan supremasi hukum dan hak asasi manusia,” ungkap Kapolda mengutip sambutan Kapolri.

Demikian pula, kata dia, dengan teknologi yang semakin berkembang pesat, perlu diantisipasi kejahatan yang semakin meningkat diantaranya melalui cyber.

“Stabilitas keamanan harus selalu terpelihara dengan baik salah satu upaya untuk menjaganya adalah dengan menyelenggaraka pendidikan Polri,” sambungnya.

Selain itu, Kapolri melalui Kapolda Malut mengatakan, pendidikan Polri yang disertai dengan pelatihan fisik jasmani dan mental yang kuat, sehingga kepada siswa Secaba segera menyesuaikan diri dengan lingkungan dan memanfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk belajar dan berlatih dengan disiplin dan penuh tanggung jawab.

“Tanamkan tekad dan luruskan niat bahwa menjadi anggota Polri bukan semata-mata profesi namun juga pengabdian kepada masyarakat bangsa dan negara. (kbs)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *